menempuh kesejatian puisi
wajah itu kusut, mengerat kerutan tanah lebam
kulit hitam terbenam alas legam
rangka meregang, memalu alu, keriut engsel persendian
sepasang karung tambalan padat pepat
berayun bergelantung
menanjak menanjak tikungan
lurus menggerus aus arus.
2008
Posting Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar