Minggu, 13 Maret 2011

dari celah anyaman bambu


dari celah anyaman bambu, subuh menyilik dan menghunus sebilah kilau,

menyayat ketiak malam, kusam dan seram


pohon-pohon mengernyitkan dahi, mengalur reririt parit, menuju sejengkal

kanal, sebelum sampai ke sungai



suara serangga merayap lerai.


seperti ada yang berlari, menuju pantai, dengan segenggam keremangan

dan aksen setapak gontai.


“siapa di sana?…”


hari meniup luka, dengan nafas hijau dari sepenggal alegori, kisah masa

lampau.


2008

Tidak ada komentar: